Freitag, 29. Juni 2007

Perjalanan panjang menuju indo

Alhamdulillah ayah sudah selesai sekolahnya dan segala urusannya di German, tanggal 28 acha, ibu dan ayah berangkat dari Busüm menuju Indonesia, acha diantar sama kakek Jurgen Schmit dari Büsum menuju Hamburg pake mobil FTZ. Acha berangkat dari Busümnya jam 10 pagi kerena pesawatnya berangkat jam 3 sore. Acha dari Hamburg naik pesawat Emirates dan ayah sudah mesan tiket yang rutenya pendek dan hanya satu kali berhenti di Dubai saja..
Sesampai di Hamburg ternyata pesawatnya delay dan acha harus nunggu dari jam 12 sampai jam 19, dan seharusnya pesawat itu berangkat jam 15, selama kurang lebih 4 jam itu acha nunggu di Hamburg sambil main dan ternyata menunggu itu ngga enak benar.

Karena berangkatnya di delay selama 4 jam otomatis sampainya di Dubay juga telat, pertamanya kata petugas di Hamburg nanti pesawatnya dari Dubay menuju Jakarta akan nunggu pesawat yang dari Hamburg ternyata pesawat yang acha tumpangi itu sampai di Dubay pesawat dari Dubay menuju Jakarta sudah berangkat, aduh ketinggalan pesawat nich kata ayah, gimana nich kata petugas yang di Hamburg nunggu ternyata ngga ya.... gimana lagi donk nak kita harus nunggu di Dubay seharian menunggu pesawat berikutnya.........hemmmmmmmm dengar gitu ibu sama acha langsung lemas dech, soalnya kita udah lari lari takut ketinggalan....
Setelah ayah menemui petugasnya ayah di kasih tiket baru dan berangkat lagi jam 12 malam waktu Dubai katanya, aduh ada-ada aja gimana nich, kita harus nunggu dimana masa kita nunggu di Bandara dari jam 4 subuh sampai jam 12 malam kata ibu, kok kata orang naik Emirates itu enak ya, kalau tau seperti itu mendingan kita naik KLM aja seperti biasanya, ibu sich kasian sama acha mana makan dipesawatnya susah terus harus nunggu lama lagi. emang sich ibu dan acha baru sekali ini naik pesawat emirates.....
selama nunggu keberangkatan selanjutnya semua transportasi, akomodasi dan konsumsi di Dubay di tanggung sama emirates, selama menunggu acha istirahat di Hotel Emirates dan untuk makan acha, ayah dan ibu di kasih kupon untuk makan 4 kali makan, jadi sebelum makan kita harus memberi kupon terlebih dahulu...
di Dubay itu udaranya sangat panas sekali, acha aja waktu nunggu mobil yang ngantar dari bandara menuju hotel aja rewel karena kata acha ngga bisa napas, habis di German suhunya sejuk dan udaranya bersih sekali, selama menunggu acha ngga kemana-mana hanya nunggu di hotel aja habis acha ngga kuat kalau keluar dari hotel, keluar buat foto aja di depan hotelnya acha langsung batuk batuk dan kata acha ngga bisa napas buuuuuuuuuu.... pengap sekali...

bucik sebentar-sebentar sms nanyain jam berapa sampai di Jakarta, soalnya bucik sama nenek ibu mau jemput di bandara, eh ternyata HP buca baterenya mati dan Hp ayah pulsanya habis, jadi ngga bisa balas sms , kata bucik balas donk ada di mana nich nenek udah cemas dan ngga bisa tidur, dan nenek ayah juga nelpon bucik nanyain acha sudah sampai atau belum. Berkali-kali bucik sms nanyain, tolong di balas dong kita udah cemas semua nich dan semua saudara nanyain, bucik jadi bingung untuk menjawabnya, bucik harus ngomong apa donk, maaf ya cik kita bikin pusing, habis itu diluar dugaan kita sich cik.
jam 12 malam waktu Dubai, acha, ayah dan ibu diantar sama mobil hotel menuju bandara dan Alhamdulillah jam 15 siang sampai di Singapore. Sampai di Singapore untung aja petugasnya baik kita di antar pakai mobil menuju loketnya, kalau ngga bisa-bisa acha nginap di Singapore heeee...., alhamdulillah jam 16 acha sampai di bandara soekarno Hatta, di bandara acha lansung minta makan di MCD heee..heee...

Mittwoch, 13. Juni 2007

Wisuda ayah

Alhamdulillah ayah cha sudah lulus, sekolahnya di German sudah selesai, tanggal 8 Juni kemaren ayah ujian dan wisudanya tanggal 13, acha sebelumnya sering tanya ke ibu, nanti wisuda ayah itu seperti apa? apa sama dengan wisuda pak cik di Indonesia ? kata acha asik nanti acha mau jajan dan beli balon, soalnya waktu wisuda pak cik banyak orang jualan hee..hee..., Setelah sampai di tempat wisuda ayah, acha masih bingung kok ngga rame kayak wisuda di Indonesia kata acha, terus nanti topinya seperti apa? apa acha boleh pinjam topi ayah?, setelah liat topi ayah acha malah ketawa, kata acha kok topi wisuda ayah lucu banyak tempelannya ada seperti cacing, ada bendera merah putih, ada permen, ada keripik, ada kapal dan banyak yang lainnya, terus kata acha kok aneh ya bu topinya banyak tempelan gambar he...he...hee...

Hari selasa acha, ibu ikut ayah ke sekolah ayah untuk ngambil Ijazah, dan acha juga liat ibu guru ayah nyetak Ijazah ayah dan acha sempat berpoto sama guru ayah he..he..he...he......

Montag, 21. Mai 2007

Lübeck, Rostock & Berlin


Hari Kamis acha, ibuk, ibu dan ayah pergi ke Rostock, sebelum ke Rostock acha mampir dulu di Lübeck, di depan Haupbahnhoft Lübeck acha istirahat sambil makan siang. Setelah perut nyaman, acha menyusuri pusat kota dan menuju menara gerbang kota Lübeck dan poto-poto dech. Sesuai dengan jadwal kereta api, perjalanan diterukan ke rumah tante Catur di Rostock. Sesampai di rumah tante catur acha di suguhin makan malam yang eunak, apalagi setelah menempuh perjalanan panjang dari Büsum.

Keesokan harinya acha berangkat ke Berlin. Dari Haupbahnhoft Berlin acha melewati sungai Spree menuju ke Bundestag (Reichastag building). Acha sangat senang sekali bisa masuk ke Bundestag dengan mudah, karena kalau tidak bersama acha ibuk, ibu dan ayah harus antri untuk masuk ke Bundestag, dan antrinya sangat panjang sekali. Untungnya kalau orang tua ber

serta anak kecil, bisa masuk jalur lain tanpa harus antri yang panjang itu, kata acha untung ada acha, coba kalau ngga ada acha antri dech he..he..he... Acha naik sampai ke puncaknya Bundestag, di atas acha juga sempat main seluncuran, dan bisa melihat Alexander Platz, Posdammer Plat, Europa plat, Berliner Dom. Tapi acha ngga tahan lama di atas gedung itu, habis panas sekali dan juga orangnya sangat banyak. Dari Bundestsg acha jalan sedikit nyampe dech di Brandenburg Gate dan Federal Chancellery, setelah itu acha naik U-bahn menuju Stadmitte (pusat kota) dan acha terus lagi ke Kirbach strase Check Point Charlie perbatasan Jerman Barat dengan Jerman Timur tempo dulu yang terkanal dengan tembok berlinnya. acha nyari batu dan sisa temboknya disana, juga acha beli baju. Sorenya jam 6.41 acha balik lagi ke rumah tante Catur (Rostock). Besoknya tanggal 19 Mei acha datang lagi ke Berlin kali ini tante Caturnya ikut, dan acha langsung ke Posdam, di sana banyak istana, kata acha kenapa rumahnya prensesin (putri raja) bagus sekali????? terus kenapa prinsensin rumahnya besar dan banyak, kenapa orang buat patungnya??????? pokonya acha sangat penasaran sama rumahnya prinsesin he....he...he..., sepanjang jalan acha tak berhentinya menanyakan si prensesin he..he..,

Setelah lelah mengitari posdam, perjalanan dilajutkan ke pusat kota berlin lagi, biasa melengkapai photo2, dengan jalan kaki dan naik bus. Sorenya dengan kereta api terakhir, kembali ke Rostock untuk persiapan tour terakhir di kota Rostock dan pantai Wanemunde, karena acha sudah kangen maen pasir, kayak yang di dekat rumah nenek di Mukomuko.











































































Sonntag, 6. Mai 2007

Huuuuuugaaaaaa ibuk datang - sie ist da


Minggu pagi, acha bangun lebih awal, terus minum susu seperti biasanya tapi ngga sambil nonton TV, setelah beberapa saat acha minta dimandiin, ayo....cepat bu...cepat bu...!

oops ada apa gerangan???? ngga biasanya acha begitu, biasanya diajak mandi selalu bilangnya sebentar lagi ya bu....acha janji sudah film dora selesai achanya mandi oke bu kata acha..

iya nich acha mesti ke flugshafen (bandara) Hamburg pagi ini, o...o...emang ada apa sich cha ?? ibuk datang huuuuraaaa.....huuuuraaaa... kata acha, emang ibu sama ayah lupa ya hari ini tanggal 6 Mei tandanya ibuk datang ke German, acha juga udah tandain kok di kalender kita he..he..he.....
dalam menuju Haupbahnhoft acha selalu nanyain ibuk sama bucha, kata acha ibuk itu masih seperti dulu ngga bu??, ibuk itu suaranya seperti di chating atau di skype ngga?, ibuk itu masih jerawatan ngga? pokonya acha ngga habis-habisnya nanyain tentang ibuk he..he..he...
setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2,5 jam, Alhamdulillah acha, ibu n ayah sampai di flugshafen Hamburg, terus kata acha mannnnnnnaaa ibuknya kok acha ngga liat.., benar ngga nich ibuk datang, apa ibuk bohong sama acha, bu coba sms ibuk bu sudah sampai di mana ibuk acha udah ngga sabar nich....., aduh.... bu.. gimana nich acha mau pipis, gimana donk nanti ibuknya datang achanya ngga ada, apa acha tahan aja pipisnya sampai ketemu ibuk. Kata ayah ibuk itu masih nungguin barangnya mendingan acha pipis dulu dech dari pada nanti sakit perut, akhirnya acha pipis diantara sama ayah dan ibu nungguin ibuk keluar....
ternyata sampai acha selesai pipis ibuk juga belum keluar, lagi-lagi acha nanyain mannnaa ibuknya bu?,
pertama yang melihat ibuk keluar, ibucha, itu ibuk cha, tadinya maungagetin ibuk tapi achanya udah ngga tahan langsung jerit manggil ibuuuuuukkkkk ......ibuuuuuuuuuuuukkkkk kata aca....
ini achanya nich.....ini acha ibuuuuuk, ibuk cari-cari acha ya he..he...he.....
ketemu ibuk acha langsung digendong sama ibuk o...o... kata ibuk anak ibuk berat sekali ibuk udah ngga kuat gendong he..he.. ya terus kata acha ibuk sekarang cantik sekali jerawatnya kok udah ngga ada buk he...he...he.....
Dari Hamburg kami terus ke Bremen karena ibuk sama ayahca ada Training di Breman sampai tanggal 11 dan acha sama ibu juga ikut nginap di Bremen satu malam dan besoknya acha n ibu diantar pulang ke Büsum sama ayah dan ayah kembali lagi ke Bremen.....



Freitag, 4. Mai 2007







Latihan menulis


Acha diam-diam menulis, biasanya acha kalau nulis satu kata langsung diliatin sama ibu atau ayahnya terus baru acha nulis lagi, tapi kali ini beda, di waktu acha nulis ibu ngga boleh liat, kata acha ini kejutan ngga boleh dibaca dulu nanti kalau sudah banyak baru acha kasih, sampai-sampai mau pipis aja kertasnya ditutupi sama baju dan sambil bilang awas ya bu jangan di liatin atau di bacakan nanti ngga jadi kejutannya heee...heee..., ternyata setelah selesai baru ibu sama ayah dikasih liat sama acha, alhamdulillah acha sudah semakin lancar menulis kalimat dan tanpa disuruh dan di kasih contoh lagi ......

Sonntag, 29. April 2007

Main di rumah nenek Elzbet


Hari minggu kemaren acha diajak main ke rumah kakek Hainz dan nenek Elzbet, karena waktu nenek Elzbet ulang tahun tanggal 15 kemaren acha ngga datang soalnya ayahca lagi sibuk nyiapin Prnya....., seperti biasa acha, ayah dan ibu di jemput sama si kakek....

di rumah nenek itu acha main di taman belakang sambil menyiram bunga......

di rumah kakek dan nenek itu banyak sekali bunga yang baru muncul dan warnanya pun warna warni. Setelah acha melihat bunga-bunga itu acha ditawarkan oleh si kakek untuk menyiram bunganya dan acha senang sekali hooooreeeee....hoooreeeeee... acha nyiram bunga hooooreeee.....liat bu acha nyiram bunga pake slang, kata acha bu ini bunga bagus-bagus kenapa ngga ibu photokan? kata acha, ya biasanya ibu suka photoin bunga buat koleksi he..he...
jam 6 sorenya acha diantar pulang sama si kakek, tapi nenek itu ngga ikut soalnya dia sekarang kurang fit, kasian nenek itu acha pulang dia nangis terus kata dia nanti kesini lagi ya......

Mittwoch, 25. April 2007

Siapa yang paling tinggi - die Geschichte der Puppe


Semua berbaris rapi, pertama diukur moli, ijah, kakak miki, kucing, adek miki, wortel, triksi, krokodil, girafe, tromboli, tupai, pluto, kuak, si cantik, monyet, maus, dan seterusnya.....
setelah acha ukur semua adek-adeknya ternyata triksi yang paling tinggi, terus kata acha yang ukurannya lima ada delapan boneka, yang ukuran tujuh ada tiga boneka, ukuran empat ada tiga boneka, ukuran tiga ada tiga boneka juga, dan yang ukuran dua hanya dua boneka....

semua bonekanya disebut adek-adek sama acha, dan acha sangat sayang sekali sama adek-adeknya, kalau nonton adek-adeknya ikutan nonton juga dan duduk dikursi sebelah teteh sampai-sampai ibu mau duduk aja ngga kebagian kursi, dan begitu juga kalau tetehnya bobok adek-adeknya juga ikutan bobok sama teteh tapi ngga semuanya ikutan bobok ada gilirannya, dari sekian banyak adek-adeknya teteh paling sayang sama ijah, soalnya setiap bobok ijah selalu ikutan bobok sama teteh,setiap bonekanya dikasih nama sama teteh heee..heee..heee.....

kadang-kadang sebelum bobok siang teteh juga suka bacakan cerita buat adek-adeknya, dan kalau lagi begitu ibu ngga boleh masuk kamar nanti adek-adeknya bangun kata acha......






Ke sekolah ayah


Hari selasa kemaren acha ikut ayah ke sekolah ayah, karena ayah harus menyerahkan PRnya ke guru ayah untuk persiapan ujian, kebetulan cuaca juga bagus jadi acha sekalian main dech ke Kiel heee..heeee... karena sudah lama juga acha ngga ke sana,
di centrum acha ketemu sama dek Rafi terus acha diajak sama mama dek Rafi ke rumahnya, tapi berhubung sudah sore kita ngga sempat mampir ke sana, di centrum sambil main sama dek Rafi acha ketemu kakek gug...gug...gug, karena si kakek itu bawa anjing sama kucing dalam kantongnya, kata kakek itu anjing dan kucingnya ngga usah dikasih mamam (er braucht keine essen kata kakek itu..., setelah acha ngobrol sama si kakek itu, lalu dia pergi, baru beberapa langkah kakek itu balik lagi dan menawarkan si kucing itu sama acha, sebelum acha nerima si kucing itu terlebih dahulu acha tanya ayah, kata acha boleh ngga diterima yah, soalnya ibu sering bilang ke teteh ngga boleh nerima pemberian orang yang ngga kita kenal.....

dalam perjalanan pulang mainan (si kucing) itu sering dibunyikan acha, apalagi liat ayahnya tidur jadi kata acha kalau ayah bobok dibangunkan dengan bunyi kucing ini hee..heee..heee..

Sonntag, 15. April 2007


Auf die Zeitung - Mejeng di koran German



Semenjak masuk musim bunga (semi) ini acha selalu inginnya main keluar rumah, apalagi dihari sabtu dan minggu karena ayah cha ngga ke institut, jadi pada hari sabtu kemaren acha jalan-jalan keliling Büsum sambil melihat bunga. Acha sangat senang sekali melihat bunga-bunga yang baru muncul dengan berbagai warna-warninya.
Setelah acha mengamati bunga satu persatu dan sempat berpoto juga, terus acha main ke centrum, dalam perjalanan ke centrum kami ketemu dengan wartawan salah satu surat kabar di German utara ini, terus sambil jalan si wartawan menawarkan kami untuk dipoto, pertamanya kita ragu, dan ayahca sempat bilang ngga usah soalnya kita juga bawa kamera, terus kata si potografernya ini hasilnya bisa dilihat di surat kabar hari Rabu tanggal 11 April ini, akhirnya kita setuju dipoto, sesuai dengan janji si potografer itu ternyata benaran acha ada di surat kabar he he he he...........
setelah acha lihat di surat kabar acha jadi bingung cari poto dirinya, soalnya waktu di poto kita bertiga dan tidak sendiri-sendiri, ternyata setelah ketemu poto dirinya acha sangat senang sekali kata acha huuugaaa .....huuuugaaaaa....ternyata poto acha paling atas dan nomor satu urutannya huga.... kata acha bearti achanya yang paling cantik donk kata acha......
na...na...na...na... pota acha paling depan kata acha, poto ayah nomor 14 dan poto ibu nomor 24 kata acha.........

Main di pantai - pasang surut











Acha sangat senang main ke pantai, sampai dipantai acha langsung turun dan ngambil kerang, kata acha kerangnya sekarang beda ngga seperti kerang di pantai yang dulu, kerang di pantai ini banyak yang hidupnya, dan acha juga ngambil beberapa kerang yang hidup untuk di mainkan dirumah, acha sangat senang sekali mengamati kerang, pertamanya acha kaget melihat kerang itu gerak tapi lama kelamaan jadi senang deh ...., kerang itu dimasukkan dalam ember, dan acha juga nanya sama ayahnya gimana kalau nanti si kerang itu pipis terus nanti gimana juga cara teteh ngasih makannya ......

wie F1 - seperti formula 1




Dalam perjalananan ke pantai Acha mampir melewati tempat balapan mobil kecil seperti yang dipakai oleh Schumacher (kali waktu dia masih kecil kata ayah cha). Sambil istirahat sejenak, dan nonton mereka berlomba, seperti biasa jemprat-jempret poto kenangan. Ternyata di Büsum juga ada balapan yang seperti di F1 itu hee...heee..., tapi ini mobilnya sama semua dan bannya kecil ....

kembali ke spielsplat (tukul....?)

















sabtu dan minggu ini suhu udara mulai panas. orang-orang sudah nggak pakai jaket lagi, bahkan ada yang mulai pakaian secukupnya. Seperti biasa acha kembali main di spielsplat dekat rumah. Ternyata banyak sekali anak-anak lain main di spielsplat, acha main babuyut lagi, naik ayunan dan naik selunjuran besi, dan ayunan ban heee....hee...